Jumat, 24 Juni 2011

THIS IS US!!!!!!!!



sebuah pengalaman hidup yg takkan  terlupakan
bersama kalian ......
teman yang slalu memberiku inspirasi
berjuang dalam kesatuan ukhuwah islamiyah
mengais kepercayaan hati yang telah sirna

waktu ..
telah mempersatukan kita
dalam satu kesatuan 
dan waktu 
memisahkan kita
untuk berjalan di jalan kita masing"

harapan dan asa
terus ada dalam sanubari
kesatuan ini akan terus berjaya
adik"ku 
teruskan perjuangan 
yang telah kita rintis bersama

memang tak mudah
namun yakin
bahwa kita bisa
adalah kemenangan awal

OSIS SMA IT Ihsanul Fikri
kan ku ukir pelajaran kehidupan ini......











Tips Sukses Ujian SNMPTN

SNMPTN merupakan salah satu cara yang diminati untuk masuk ke perguruan tinggi negeri, bagaimana tidak ada beberapa keunggulan yang bisa diperoleh diantaranya keringanan biaya studi. lalu bagaimana caranya agar kita dapat masuk ke perguruan tinggi dengan melalui jalur SNMPTN?
ada beberapa hal yang dapat diikuti agar kita dapat diterima di univeritas Negeri melalui jalur SNMPTN. berikut tips-tipsnya: 
1. Persiapkan mental, dan kondisi fisik sebelum mengikuti Ujian SNMPTN karena itu merupakan syarat terpenting untuk mengikuti Ujian SNMPTN
2. Pilih jurusan sesuai dengan minat dan bakat, jangan mengikuti trend sesaat, karena itu bisa membuat tidak bisa menikmati kuliah nantinya bila diterima. tapi perlu diperhatikan juga saingannya pada universitas tersebut, lihat berapa jumlah mahasiswa yang diterima( daya Tampungnya) dengan pendaftar pada satu tahun sebelumnya. lihat juga akreditasinya, karena Akreditasi merupakan patokan kualitas Univeritas saat ini, termasuk patokan untuk universitas negeri. 
3. Ikut Bimbingan Belajar, namun bila tidak bisa kerjakan soal-soal SNMPTN tahun-tahun sebelumya. tapi dalam mengerjakan jangan sampai tanpa henti karena otak malah menjadi jenuh dan penat, sehingga dikhawatirkan malah membuat kita tidak bisa berpikir ketika hari H ujian SNMPTN
4. Latihan dulu untuk mengisi Lembar-lembar yang diberikan oleh pihak universitas, karena apabila sampai salah sedikit saja maka akan menyebabkan tidak diterimanya kalian di universitas tujuan. 
5. Survey tempat jauh-jauh hari sebelum hari H ujian dimulai, jangan dadakan karena dapat menyebabkan waktu kita ternuang percuma hanya untuk mencari tempat ujian. 
6. Persiapkan alat tulis, terutama pesil dan karet penghapus, jangan menggunakan pensil dan karet penghapus yang kualitasnya tidak terjamin. kalu perlu juga alat pembulat pada lembar jawaban (maaf tidak tahu namanya)
7. Selalu berdoa kepada Allah SWT karena pertolongan akan diberikan kepada kita bila kita dekat Pada-Nya. dan mintalah restu kedua orang tua sebelum mengikuti Ujian SNMPTN
8. Simpan baik-baik kartu ujian kalian jangan sampai hilang karena itu digunakan untuk verivikasi ketika diterima di Universitas 

Semoga sukses masuk Univeritas dengan SNMPTN 

Pengaruh Aktivitas Organisasi terhadap Kecerdasan Emosional


Kurikulum pendidikan di Indonesia hanya berdasarkan pada hardskill yang berhubungan dengan tingkat IQ (Intelegent Quotient), sehingga cenderung menciptakan lulusan yang hanya mahir secara teori. Golemann (1995) menyatakan bahwa kesuksesan lulusan perguruan tinggi ditentukan oleh IQ sebesar 20% sedangkan EQ (Emotional Quotient) sebesar 80%.1 Dengan demikian EQ berperan penting bagi pengembangan softskill mahasiswa. Keterlibatan aktif mahasiswa dalam organisasi mampu meningkatkan kemampuan softskill yang ditunjukkan melalui peningkatan EQMahasiswi sebagai calon ibu memiliki peranan penting dalam pola asuh anak. Ada keterkaitan EQ anak dengan pengalaman organisasi dan pendidikan orang tua mereka. Sehingga, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh aktivitas organisasi terhadap EQ mahasiswi FK UNS.
Penelitian ini bersifat observational analitik dengan pendekatan case control dan menggunakan teknik complex random sampling. Penelitian ini dilakukan di FK UNS dengan subjek penelitian mahasiswi semester III, V, dan VII. Besar sampel pada penelitian diperoleh berdasarkan rumus2 dengan δ (standar deviasi EQ subjek penelitian) = 8, σ (perkiraan perbedaan rerata antara subjek dengan control) = 18, α (batas kepercayaan) = 0,05. Jumlah sampel yang diperoleh adalah 107 orang pada tiap kelompok. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Wong and Law Emotional Intelligence Scale. Analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t tidak berpasangan.
Hasil uji t tidak berpasangan menunjukkan adanya perbedaan rerata antara kelompok mahasiswi yang aktif berorganisasi dengan mahasiswi yang tidak aktif berorganisasi. Rata-rata skor EQ pada kelompok mahasiswi yang aktif berorganisasi sebesar 61,18, sedangkan pada kelompok mahasiswi yang tidak aktif berorganisasi sebesar 56,58. Hasil uji t 2-tailed menunjukkan signifikansi sebesar 0,000, sehingga nilai signifikansi untuk uji t 1-tailed sebesar 0.000. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara skor EQ pada kelompok mahasiswi yang aktif berorganisasi dengan yang tidak aktif berorganisasi.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan antara aktivitas organisasi terhadap kecerdasan emosional pada mahasiswi FK UNS (p= 0,000).