Minggu, 24 Juni 2012

adel's poem

Masa – masa untuk bersama tlah terlewati sudah, masa – masa bahagia angkasa kini hanya menyisakan kenangan. Dan satu yang ingin ku putar kembali adalah kenangan tentang kata – kata yang pernah terukir indah oleh seorang “adik”……….
Yupz, skarang ni aku mau ksih liat slah satu tulisan yang mungkin awalnya ni orang iseng kali ea nulis di buku biruku tapi stelah ku baca ternyata bagus juga sdikit da melkox laaah hahay…..

Ketika suatu masa lembaran itu terisi dalam hati
Aku merasa aneh dalam hidupku
Ku jalani hari demi hari seperti biasa
Tapi seketika hatiku menolak
Entah mengapa
Ku lihat oase – oase rindu yang saling berterbangan
Namun ku percaya semua itu pasti kan cepat berakhir
Cahaya gemerlap bintang yang bias ku beri hembusan kabar
Saat ku ingin menitikkan air mata
Menghadapi ini semua
Semua itu perlahan tapi pasti tersusun dalam hati
Serpihan – serpihan puing bangunan yang berdiri kokoh
Jeritan itu terdengar diantara tetesan embun pagi
Aku tidak bisa membohongi diri akan hal ini
Dan aku tidak ingin kotak itu terbuka seketika
Hanya aku dan dia yang tahu hal ini
Galaksi Bimasakti menjadi saksi buta
Sampai lisan ku tak bisa berkata
Goresan pena tak sampai untuk dilihat
Hanya hati yang bisa bicara………

2 komentar:

  1. mbag mbil....
    koq dipasang puisi.a tha,,,
    kan itu puisi ancur yang dibuat wktu gy iseng

    BalasHapus
  2. postingan yang bagus tentang adel's poem

    BalasHapus