Masa – masa untuk
bersama tlah terlewati sudah, masa – masa bahagia angkasa kini hanya menyisakan
kenangan. Dan satu yang ingin ku putar kembali adalah kenangan tentang kata –
kata yang pernah terukir indah oleh seorang “adik”……….
Yupz, skarang ni aku
mau ksih liat slah satu tulisan yang mungkin awalnya ni orang iseng kali ea
nulis di buku biruku tapi stelah ku baca ternyata bagus juga sdikit da melkox
laaah hahay…..
Ketika suatu masa lembaran itu
terisi dalam hati
Aku merasa aneh dalam hidupku
Ku jalani hari demi hari seperti
biasa
Tapi seketika hatiku menolak
Entah mengapa
Ku lihat oase – oase rindu yang
saling berterbangan
Namun ku percaya semua itu pasti
kan cepat berakhir
Cahaya gemerlap bintang yang
bias ku beri hembusan kabar
Saat ku ingin menitikkan air
mata
Menghadapi ini semua
Semua itu perlahan tapi pasti
tersusun dalam hati
Serpihan – serpihan puing
bangunan yang berdiri kokoh
Jeritan itu
terdengar diantara tetesan embun pagi
Aku tidak
bisa membohongi diri akan hal ini
Dan aku
tidak ingin kotak itu terbuka seketika
Hanya aku
dan dia yang tahu hal ini
Galaksi
Bimasakti menjadi saksi buta
Sampai lisan ku tak bisa berkata
Goresan pena tak sampai untuk
dilihat
Hanya hati yang bisa bicara………
mbag mbil....
BalasHapuskoq dipasang puisi.a tha,,,
kan itu puisi ancur yang dibuat wktu gy iseng
postingan yang bagus tentang adel's poem
BalasHapus